Monthly Aditif Startup Nite October: The Art of War: Dealing with Competition

Pada Jumat (5/10) pertemuan bulanan Asosiasi Digital Kreatif (Aditif) yaitu Aditif Startup Nite kembali digelar. Kali ini pertemuan bulanan Aditif ini dihelat di Parsley Resto, Yogyakarta. Bertajuk The Art of War: Dealing with Competition, pertemuan ini menghadirkan dua orang pembicara yaitu Larry Chua, Founder Caption Hospitality dan Akbar Faisal, Co-Founder SatuLoket. Selain dari pembicara hadir pula perwakilan dari start-up anggota Aditif yang hadir dalam diskusi malam itu.

The Art of War tema yang diangkat pada malam itu,  merupakan buku yang ditulis oleh Sun Tzu seorang filsuf dan juga jenderal militer dari Tiongkok, didalamnya dibahas bagaimana strategi untuk mengalahkan lawan. Maka tema yang diangkat untuk Aditif Startup Nite bulan oktober ini membahas bagaimana strategi sebuah start-up untuk bisa berkompetisi dengan startup atau perusahan lain yang memiliki produk atau jasa yang sama.

Larry Chua pada malam itu memaparkan filosofi dan juga prinsip The art of War yang dapat diterapkan dalam dunia bisnis. Bisnis secara prinsip dekat dengan dengan persaingan dan kompetisi sehingga filosofi dan prinsip dari Sun Tzu akan sangat ideal untuk menghadapi situasi bisnis, dalam hal ini start-up untuk bisa menjadi lebih kompetitif.

 

Akbar Faisal dalam kesempatan itu memaparkan pemahaman dari filosofi dan prinsip secara praktis. Hal yang dipaparkan antara lain: cara melihat bisnis yang sedang dijalani, melihat bisnis yang dimiliki oleh kompetitor, melihat peluang yang ada bagi bisnis  yang sedang dijalani, tantangan dan apa saja yang sekarang dihadapi dan akan muncul, kekuatan dan kekurangan dari bisnis yang sedang dijalani, kapan seorang pebisnis dapat menentukan waktu yang tepat untuk terjun dalam kompetisi, menyerang atau bertahan, dan kapan waktu yang paling tepat bagi seorang pebisnis untuk mempersiapkan strategi agar bisnis yang dijalani dapat berkembang.

Para audience yang hadir pada malam itu tampak antusias dengan materi yang dipaparkan oleh kedua pembicara pada malam itu. Terutama pada hal bagaimana menerapkan strategi-strategi yang ada untuk mengembangkan bisnis yang sedang dijalani. Langkah-langkah konkrit apa yang bisa dilakukan, dasar-dasar apa yang harus dipelajari sehingga tidak ada lagi ada paradigma instan yang menghantui start-up.

 

 

Be unpredictable, look great when you weak, look weak when you great.

Move swift as a wind and closely formed as the wood. Attack like the fire and be still as the mountain.

Let Your Plans be Dark as dark as night, move like thunderbolt.

 

 

 

 

Monthly ADITIF Startup Nite 02: How to Acquire, Keep, and Scale up your startup

Untuk kedua kalinya, Diskusi bulanan ADITIF pada hari Kamis (4/5) dilaksanakan. Bertempat di Domestik Coffee and Eatery, diskusi malam itu dihadiri kurang lebih dua puluh orang yang merupakan perwakilan dari startup anggota ADITIF. Kegiatan ini merupakan sarana bagi para anggota ADITIF berkumpul dan mendiskusikan berbagai hal berkaitan dengan startup.

Diskusi malam itu secara khusus membahas bagaimana memperoleh, mempertahankan, dan membesarkan bisnis sebuah startup. Pada malam itu, Rizqinofa Putra M. founder dari Skyshi.com hadir sebagai pembicara untuk memberi materi sekaligus sharing pengalaman-pengalaman yang dimilikinya dalam membangun startup.

Scale up atau membesarkan sebuah bisnis setelah sebuah startup berhasil mencapai pangsa pasar yang cukup adalah tantangan paling besar bagi seorang pengusaha. Dalam uraiannya, ada jurang pemisah yang besar yang harus bisa dilampaui oleh sebuah startup untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi yang tidak jarang menjegal startup untuk berkembang. Dari data yang ada 74% startup di Silicon Valley gagal berkembang akibat tidak bisa melewati fase ini.

Pada Diskusi hari itu, Rizqi mengemukakan bahwa permasalahan sebuah startup untuk scale up bukan hanya dari sisi teknologi saja melainkan juga permasalahan bisnis, karena pada dasarnya tujuan dibangunnya sebuah startup adalah bisnis. Maka, dalam mengembangkan sebuah startup menjadi lebih besar perlu memperhatikan model bisnis apa yang sesungguhnya startup itu geluti dan juga visi yang dimiliki startup itu sendiri.

Untuk memperolehnya, tantangan-tantangan yang biasa dihadapi oleh startup untuk scale up adalah pertumbuhan pasar yang sangat besar sehingga sebuah startup sulit untuk mengelola pasar yang ada, dan menjaga pasar dan pertumbuhan yang sudah diraih oleh startup tersebut. Cara Skyshi untuk bisa scale up antara lain adalah dengan membangun visi perusahaan, membangun sistem yang baik di perusahaan, membangun budaya perusahaan, merekrut orang yang tepat di bidangnya. Hal-hal tersebut membantu sebuah startup agar tetap berjalan searah dengan keinginan founder dalam membangun startup yang didirikannya, sehingga saat proses scale up sebuah startup tidak kehilangan “jati diri”-nya.

Dalam kegiatan diskusi malam itu pula, banyak sharing terjadi antar anggota ADITIF mengenai pengalaman mereka pada startup masing-masing dan bagaimana menyelesaikan masalah yang mereka hadapi terutama dalam hal scale up.