BIZTALK #6: Digital Start-Up Business Outlook 2016

P_20161213_193433

Berbicara mengenai bisnis digital 2017 adalah hal yang sangat menarik. Banyak resolusi yang perlu dipersiapkan di tahun mendatang untuk lebih kompetitif. Pada Selasa (13/12) lalu, Larry Chua (Co-founder Caption Hospitality) dan Riyeke Ustadiyanto (Founder iPaymu), dalam BIZTALK 6 di Jogja Digital Valley, berbagi mengenai pandangan mereka untuk bisnis digital di tahun 2017.

Bertolak dari tahun 2016 lalu, banyak hal menarik yang terjadi di dunia digital start-up. Misalnya saja Lazada yang diakuisisi oleh Alibaba, dimana sebelumnya Lazada mengakuisisi Redmart. Dengan demikian Alibaba menjadi raksasa marketplace di dunia. Selain itu ada juga beberapa start-up dunia yang telah menutup layanan seperti: Ensogo / iBuy Group, Rakuten, dan FoodPanda Indonesia. Ada juga beberapa start-up yang telah menjadi hype seperti  Airy Rooms dan Nida Rooms untuk Manajemen Hotel, GoPay dan AliPay untuk Fintech, YesBoss sebagai Magic Clone Apps, dan PokemonGo sebagai game paling viral di tahun 2016.

Lalu bagaimana di tahun 2017 ini? Menurut Larry, start-up yang akan bersinar adalah start-up yang menolong bisnis tradisional. Selain itu bisnis O2O dan fintech juga akan marak di tahun depan.  Mengenai ekonomi sendiri, memang di tahun 2017 akan banyak bergejolak, khususnya ekonomi dunia. Pergantian Trump menjadi presiden AS, masih menjadi pertanyaan mengenai kebijakan ekonomi kedepannya, yang juga akan berpengaruh pada investasi.

Bagaimana dengan Teknologi?

Riyeke Ustadiyanto, memiliki beberapa pandangan mengenai teknologi yang akan menjadi jawara di tahun 2017. Salah satunya adalah artificial intelligence. Tahun depan, pola masyarakat dalam berbelanja dan menggunakan layanan akan banyak berubah. Pada umumnya, masyarakat sudah “malas” untuk mendownload atau membuka website, dan mereka lebih memilih untuk langsung chatting to busines /seller. Hal ini sudah banyak yang merintis, diantaranya Salestock Indonesia dan Kata.ai – Yesboss.

Selain itu, tren teknologi yang akan muncul adalah agregator. Sekarang sudah sangat sulit untuk membuat sesuatu yang dirintis dari awal, namun berbasis end to end ke pelanggan. Kecuali kita sangat yakin untuk memenangkan persaingan bisnis, yang mana probabilitas kegagalannya hingga 90%. Oleh karena itu bisnis dengan teknologi agregator akan sangat banyak dilirik oleh para pelaku bisnis.

Investasi untuk Start-Up

Investasi dari modal ventura memang sangat dinantikan oleh para pelaku start-up. Ada dua pandangan yang berbeda mengenai investasi di tahun 2017 ini. Menurut Larry, akan ada pergeseran arah investasi, dimana para investor dunia akan mulai melirik Asia Tenggara. Dengan demikian, akan banyak peluang untuk mendapatkan investasi baru. Di sisi lain, menurut Riyeke, di tahun 2017 ini jangan terlalu berharap untuk mendapatkan investasi yang menjanjikan. Persaingan modal ventura yang ketat, membuat mereka berlomba untuk mencari start-up, sehingga tidak terlalu fokus pada pertumbuhan bisnis start-up tersebut. “Untuk pendanaan 300 juta – 500 juta, mungkin bisa lah ya untuk didapatkan,” ujar Riyeke.

Kesimpulan mengenai acara BIZTALK ini adalah janganlah kita, para pelaku start-up, menangkap tren untuk berbisnis karena setiap tahunnya tren tersebut berubah. Namun kita harus dapat berselancar diatas tren yang ada, sehingga tetap survive dalam berbisnis.

Bimtek BEKRAF – ADITIF Hari 1: Tentang Kontrak, Lisensi, Paten dan Hak Kekayaan Intelektual

Hari Pertama : Bimtek Kemahiran Berkontrak Bagi Para Pelaku Ekonomi Kreatif Bidang Digital Kreatif

bekraf-day-1

Selamat datang di BIMTEK BEKRAF – ADITIF

Acara Bimtek Kemahiran Berkontrak Bagi Para Pelaku Ekonomi Kreatif Bidang Digital Kreatif merupakan acara yang diselenggarakan hasil kerja sama Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) dengan Asosiasi Digital Kreatif (ADITIF). Acara yang berlangsung selama 2 hari selama tanggal 17-18 Oktober 2016 dan bertempat di The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta ini bertujuan agar para pelaku usaha ekonomi kreatif khususnya di bidang digital kreatif dapat mengetahui mengenai detail tentang pengurusan legal dan hak cipta kekayaan intelektual.

Berlangsung selama 2 hari full day, acara ini terbagi dalam beberapa sesi dengan menghadirkan pembicara ahli di bidang legal kontrak dan hak kekayaan intelektual.

suasana-bimtek-day-1

Suasana Bimtek Hari Pertama, The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta

Sesi pertama pada Senin 17 Oktober 2016 dimulai dengan pembahasan tentang legal kontrak. Materi dibawakan oleh dosen dari Universitas Trisakti yaitu Anda Setiawati,SH. MH. Pada sesi ini dijelaskan bagaimana pembuatan legal kontrak yang sesuai dengan hukum.

Sesi kedua dilanjutkan dengan pemahaman mengenai Perjanjian Lisensi/Lisensi Agreement  yang dibawakan oleh Rakhmita Desmayanti, SH. MH. dari Universitas Trisakti. Pembahasan sesi ini menjelaskan mengenai izin yang diberikan oleh Pemegang Paten kepada pihak lain berdasarkan perjanjian pemberian hak untuk menikmati manfaat ekonomi dari suatu Paten yang diberikan perlindungan dalam jangka waktu dan syarat tertentu.

sesi-1-aditif

Sesi Pertama dan Kedua dari Pakar Hukum Universitas Trisakti

Setelah sesi kedua, peserta diajak menyantap hidangan makan siang bersama yang telah disajikan oleh Hotel Alana.

photo_2016-10-17_19-17-32

Setelah makan siang, acara dilanjutkan oleh Dr.Ir.Robinson Sinaga, S.H, LL.M selaku Direktur Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Sesi ini cukup menyita pertanyaan banyak peserta karena berhubungan langsung dengan pelaku usaha digital kreatif.

Dr.Ir.Robinson Sinaga, S.H, LL.M ,Direktur Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) BEKRAF

“Hak cipta tidak melindungi ide, jika ide tidak dieksekusi dan ada yang lebih dahulu mengeksekusi ide tersebut, kita tidak dapat menuntutnya. Jadi segeralah eksekusi ide tersebut” – Dr.Ir.Robinson Sinaga, S.H, LL.M,  Direktur Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Sesi terakhir pada hari pertama ini ditutup oleh CEO buatkontrak.com, Rieke Caroline, SH dan Andhika Adam Pradana sebagai advokat dan pakar hukum di bidang legal kontrak. yang lebih mendetail membahas tentang pentingnya kontrak untuk para pelaku usaha ekonomi kreatif digital sebagai landasan hukum utama dan kontrak-kontrak apa saja yang diperlukan untuk UKM/industri kreatif.

Fyi, Mbak Rieke Caroline,SH ini notabene adalah News Anchor kece dari salah satu stasiun televisi ternama lhoh!

sesi-3-aditif

CEO buatkontrak.com, Rieke Caroline, SH ( Kanan) dan Andhika Adam Pradana (Kiri)

“Jangan takut untuk menanyakan detail kontrak anda, karena kontrak ini adalah senjata legalitas anda” – CEO buatkontrak.com

Hari pertama acara Bimtek berlangsung menarik, banyak sekali pertanyaan dari peserta di tiap sesinya sampai sesi tanya-jawabnya selalu kehabisan waktu. Ada banyak hal yang menjadi pengetahuan baru sebagai bekal bagi para pelaku usaha kreatif untuk menjalankan usahanya secara legal sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.  Berikut kesan para peserta terhadap Bimtek Hari pertama ini :

Memberikan pencerahan bagi usaha di bidang start up digital” Ajeng , Marketing IWAK

Acaranya menarik. Karena menjawab permasalahan legal di start-up saya” Akbar, Satuloket.com

Foto bareng peserta BIMTEK BEKRAF ADITIF

Serunya foto bareng peserta BIMTEK BEKRAF ADITIF di akhir acara

Foto bareng peserta BIMTEK BEKRAF ADITIF

Semangat hari pertama BIMTEK BEKRAF ADITIF!

BIMTEK KEMAHIRAN BERKONTRAK BAGI PARA PELAKU EKONOMI KREATIF BIDANG APPLIKASI DAN GAMES

PENDAFTARAN ACARA INI TELAH DITUTUP

BIMTEK KEMAHIRAN BERKONTRAK BAGI PARA PELAKU EKONOMI KREATIF BIDANG APPLIKASI DAN GAMES (sebelumnya: Workshop dan Bimbingan Teknis Legal for Start-Up) merupakan acara pelatihan dan seminar mengenai pengurusan legal, khususnya untuk usaha di bidang digital kreatif. Acara ini merupakan kerjasama oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) dan Asosiasi Digital Kreatif Indonesia (ADITIF). Acara ini diperuntukan HANYA UNTUK MEMBER ADITIF. Jika Anda belum menjadi member ADITIF, Anda harus mendaftar di sini http://aditif.id/register/

Acara ini akan diselenggarakan, pada Senin-Selasa, 17-18 Oktober 2016 di The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta. Kegiatan ini membutuhkan waktu dua hari penuh (full day) selama pelatihan, sehingga mengharuskan para peserta untuk menginap. Akomodasi penginapan adalah tanggung jawab panitia. Peruntukan acara ini adalah satu orang untuk satu start-up. Data yang diisikan data Startup dan Data Perwakilan Startup yang ditunjuk untuk menghadiri acara ini.

Cara Pendaftaran

  1. 1. Pastikan Anda sudah terdaftar sebagai member Aditif , jika belum bisa mendaftar menjadi anggota Aditif di aditif.id/register
  2. 2. Isi Formulir Pendaftaran melalui http://bit.ly/aditif-legal-workshop
  3. 3. Download Surat Pernyataan yang harus diisi perwakilan Startup/Perusahaan Anda untuk acara ini di http://bit.ly/suratpernyataanbimtek. Isi surat pernyataan tersebut kemudian kirimkan kembali ke info@aditif.id

Karena seat yang tersedia hanya terbatas 50 seat, maka peserta kegiatan ini akan dipilih berdasar waktu submission Surat Pernyataan (bit.ly/suratpernyataanbimtek) . Karena itu segera kirimkan Surat Pernyataan anda ke info@aditif.id atau ke Front Office Jogja Digital Valley secepatnya. Pertanyaan lebih lanjut bisa mengirimkan email ke info@aditif.id atau menghubungi Aditif di +628 222 691 0202 ( Call Only)

Workshop & Bimbingan Teknis: Legal for StartUp ini GRATIS!